Tentang Delft, Kota Pendidikan Keteknikan di Belanda

Kota Delft terletak di provinsi Belanda Selatan. Kota kecil ini terletak di antara Rotterdam dan Den Haag. Rotterdam adalah salah satu kota perdangangan terbesar di Belanda dan terkenal sebagai portal Eropa. Di Rotterdam kita dapat menemukan salah satu pelabuhan terbesar di dunia dimana semua barang-barang yang akan keluar atau masuk ke Eropa harus melewati pelabukan tersebut. Kota Den Haag merupakan pusat dari pemerintahan Belanda dimana di dalamnya kita dapat menemukan gedung kementrian Belanda yang sangat bagus dan bersejarah. Kota ini sangat unik karena sejak jaman kolonialisasi, kota ini menjadi tempat tinggal para pejabat pejabat kenegaraan yang mengatur strategi untuk mengatur Belanda dan negara-negara koloninya.

Delft adalah kota kecil yang menarik. Kota ini memiliki nilai sejarah yang penting bagi Belanda. Kota ini memiliki nama lain, yaitu Prinssenstad atau Kota Pangeran. Julukan ini diberikan kepada Delft karena Willem van Oranje (William of Orange), pangeran dan raja pertama di Belanda, tinggal di kota ini.

Untuk mengenal kota Delft, ada baiknya kalau kita mengetahui sedikit sejarah mengenai kota ini. Delft berdiri pada abad ke-13. Pada saat itu pusat pemerintahan berada di kota ini. Karena pentingnya kota ini, pada saat itu Delft dekelilingi oleh tembok yang besar. Seperti sebuah benteng raksasa. Sisa dari tembok ini masih dapat dilihat di Oostpoort (Gambar 1). Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, kota ini pada dahulu kali bernama Prinssenstad karena kota ini sejak tahun 1562 merupakan tempat tinggal raja pertama di Belanda, Willem van Oranje atau yang sering dijuluki dengan nama Willem de Zwijger (William yang pendiam). Selain sebagai raja, Willem adalah seorang pemimpin perang. Ia memimpin perjangan melawan pendudukan Spanyol di Belanda. Perang ini terkenal dengan nama The Eight Years of War. Dalam peperangan ini Willem terbunuh oleh Balthazar Gerards di balai Prinssenhof, dimana pada saat ini tempat tersebut sudah menjadi salah satu museum di Delft. Karena pada saat itu tempat penguburan keluarga kerajaan telah diduduki oleh Spanyol, Willem akhirnya dikubur di Nieuwe Kerk (New Church) (Gambar 2), dimana sampai sekarang telah resmi menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi keluarga kerjaan Belanda.

Delft terkenal dengan beberapa hal. Pertama, kota ini terkenal dengan kanalnya. Hal ini dapat dilihat melalui beberapa lukisan yang terkenal yang dibuat oleh salah satu pelukis terkenal di dunia yang bernama Vermeer (Gambar 3). Vermeer adalah salah satu pelukis terkenal dari Delft. Salah satu karyanya ang terkenal di seluruh dunia adalah lukisan “The Girl with the Pearl Earrings” (Gambar 4). Kedua, Delft terkenal dengan keramik birunya yang memiliki nama Delftware (Delft Blue Ceramic) (Gambar 5). Keramik ini memiki style yang mirip dengan keramik buatan Cina. Perbedaannya adalah lukisan dan warna birunya. Pada saat itu, penduduk Belanda sangat tertarik untuk dapat memproduksi dan menjual barang-barang keramik seperti yang terdapat di Cina. Hanya karena mereka tidak dapat memproduksinya, mereka membawa beberapa tukang keramik dari Cina untuk membuat keramik-keramik dengan gaya di Belanda. Pembuatan keramik ini menjadi salah satu produksi penting di Delft sejak abad ke 17, yaitu pada saat Delft menjadi pelabuhan dari Dutch East India Company atau yang kita kenal baik sebagai VOC. Beberapa tempat parawisata lainnya yang sangat bagus dan memiliki nilai sejarah lainnya seperti Oude Kerk, City Hall, the Oostpoort, the Gemeenlandhuis / Huyterhuis, the Delftsehout, patut juga dimasukan ke dalam list untuk dikunjungi pada saat kita berada di Delft. Kota Delft juga terkenal dengan universitasnya, yang bernama Technische Universiteit Delft (TuD). Universitas ini sangat terkenal sehingga Delft pada saat ini menerima banyak sekali mahasiswa baik yang datang dari manca negara dan dari kota-kota di Belanda lainnya. Sepuluh persen dari peduduk di Delft adalah mahasiswa. Oleh sebab itu, kota ini dijuluki juga sebagai kota pelajar.

Universitas Delft dibangun pada tanggal 8 januari 1842 oleh Raja Willem II sebagai akademi kerajaan Belanda (royal academy) yang mem-fikuskan dirinya hanya untuk teknik sipil. Pada abad ke-20, raja mengeluarkan dekrit untuk mencabut status akademi kerjaan Belanda ini dan merubahnya menjadi sekolah polytechnic. Pada tanggal 22 may 1905, statusnya kembali mengalami perubahan menjadi Techische Hogeschool van Delft (sekolah tinggi Delft), dan kemudian berubah lagi menjadi akademi dan doctoral institution. Pada saat itu, institusi ini hanya memiliki sekitar 450 mahasiswa. Baru pada tanggal 25 Sepetember 1985 secara hukum institusi ini berubah menjadi technische universiteit delft (technical university of Delft).

Saat ini, universitas ini berhasil menarik perhatian banyak perusahaan perusahaan di dunia yang berbasiskan teknik. Universitas ini berhasil mentrasformasikan dirinya menjadi universitas terbesar dan terkomplet di Belanda yang memfokuskan dirinya di dalam pembangunan teknologi (technology development). Pada saat ini, TuD memiliki lebih dari 13.000 mahasiswa yang datang baik dari dalam dan luar negeri, 2.100 scientists, dan 200 professors. Tiga fakultas dari TuD yang ikut memimpin di dalam dunia international, yaitu aerospace engineering, electrical engineering, dan hydraulic engineering. Universitas Delft memiliki 8 fakultas, terdiri dari fakultas arsitektur, fakultas teknik sipil dan geosains, fakultas teknik elektro, matematika dan ilmu komputer, fakultas desain industri, fakultas teknik penerbangan, fakultas teknologi, kebijakan dan manajemen, fakultas sains terapan dan fakultas teknik mesin, maritim dan material. Beberapa lulusan dari Delft university yang berhasil mencatat sejarah di dunia yaitu Lodewijk van den Berg (astronout), Dirk Coster (penemu element Hafnium), Jacobus van ‘et Hoff (pemenang Noble prize di bidang kimia), Simon van der Meer (pemenang Noble prize di bidang fisika), Gerard Philips (pendiri perusahaan Philips), dan banyak lainnya.

Pilihan studi tidak hanya terbatas dari TU Delft saja, tetapi di Delft sendiri ada dua institusi yang menyediakan pilihan studi lain, yaitu UNESCO-IHE dan Inholland Hogeschool. UNESCO-IHE adalah sebuah institusi international, berbasis di Delft, yang didirikan pada tahun 2003. Institusi ini dibangun atas kerjasama UNESCO dengan Pemerintah Belanda. UNESCO-IHE merupakan institut terbesar di dunia yang memfasilitasi pendidikan tentang perairan, dan satu-satunya institusi yang mengeluarkan ijazah MSc terakreditasi dan diautorisasi oleh PBB. UNESCO-IHE adalah sebuah sarana untuk memperkuat usaha-usaha universitas-universitas lainnya dan pusat-pusat riset dalam hal meningkatkan dan mengembangkan studi dan keterampilan dalam sektor perairan. UNESCO-IHE terbagi dalam 5 departemen, yaitu Departemen Teknik Perairan, Departemen Sumber Daya Lingkungan, Departemen Manajemen dan Institusi, Departemen Sanitasi dan Perairan Perkotaan, Departemen Hidroinformatika dan Manajemen Ilmu Pengetahuan.

Hogeschool (Sekolah Tinggi) di Belanda biasanya diutamakan untuk profesional (profesional-based). Oleh karena dipersiapkan khusus untuk masuk lapangan kerja setelah lulus, biasanya alumni sekolah ini banyak dicari oleh perusahaan atau institusi, baik yang bergerak di bidang industri, pendidikan maupun kesehatan. Di kota Delft, terdapat satu Hogeschool yaitu Hogeschool Inholland. Program-program yang ditawarkan oleh Hogeschool Inholland untuk studi S1 (Bachelor/HBO) antar lain Ekonomi dan Manajemen, Lingkungan, Ilmu Alam dan Pangan, Teknik, Logistik dan Informatika dan Keperawatan. Sedangkan untuk program S2 (Master/MBO) ditawarkan yang ditawarkan adalah Advanced Nursing Practice, Physician Assistant, Science Medical Imaging, Science Radiation Oncology, Design Management dan Education.

Menjadi pelajar di Universitas Delft tidak akan pernah menjadi sesuatu hal yang membosankan. Karena selain mendapatkan edukasi yang baik dengan fasilitas yang lengkap dari TuD, kota Delft dan TuD berhasil memberikan berbagai macam sarana yang dapat memberikan para mahasiswa kegiatan sampingan lainnya. Sebagai contoh, di kota ini terdapat banyak sekali restaurant, pub, dan cafe yang dapat memberikan harga yang cocok untuk kantung mahasiswa. Selain itu, di Delft terdapat 4 biskop dan teater dimana kita dapat menikmati film film terbaru dan juga stand-up comedian atau tarian tarian modern atau opera. Universitas Delft juga memiliki lebih dari 20 perhimpunan pelajar dengan beribu macam kegiatan . Segala aktifitas dan kreativitas yang berhungan atua tidak berhubungan dengan kegiatan akademis dapat di ikuti di dalam perhimpunan perhimpunan pelajar tersebut. Bagi para manahasiswa yang ingin bekerja untuk mendapatkan uang sampingan, mereka dapat menemuka pekerjaan sampingan dengan mudah. Contohnya, mereka dapat bekerja di restaurants, bioskop, atau bahkan di universitas. Kemudahan ini dikarenakan adanya bantuan dari biro kerja yang memiliki fokus untuk membantu para pelajar untuk mendapatkan pekerjaan sampingan.

Delft merupakan kota pelajar dan kota yang sangat cocok untuk dapat dinikmati oleh wisatawan manca negara. Kota yang memiliki nilai sejarah yang tinggi dan unik dengan berbagai macam fasilitas yang dapat membuat para penduduknya sangat kerasan untuk tinggal di sana. Kota yang dapat memberikan ilmu pengetahuan dengan kualitas yang baik sehingga dapat mempersiapan alumninya untuk berkeja di dunia kerja international.

“Delft is the best”

Ditulis oleh: Faber S. Sibarani

Disunting oleh: Rizli A. Anshari

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s